KINERJA USAHA
Cara Menghitung Laba dan Margin Usaha
Ukur berapa rupiah yang tersisa setelah seluruh biaya dan berapa persen laba tersebut dibandingkan dengan omzet.
Gunakan Laba & Margin sekarang →
Rumus yang digunakan
Laba = omzet − total biaya; Margin laba = laba ÷ omzet × 100%
Total biaya harus berada pada periode yang sama dengan omzet. Hasil akan menyesatkan jika omzet bulanan dibandingkan dengan biaya mingguan atau jika sebagian biaya belum dimasukkan.
Langkah menghitung
- Tentukan periode perhitungan, misalnya satu minggu atau satu bulan.
- Jumlahkan penjualan yang benar-benar menjadi omzet pada periode tersebut.
- Masukkan biaya produksi, gaji, sewa, pemasaran, komisi, retur, administrasi, dan pajak yang relevan.
- Kurangi omzet dengan total biaya, kemudian bandingkan laba dengan omzet untuk mengetahui marginnya.
Contoh perhitungan
Kondisi: Omzet satu bulan Rp12.000.000 dengan total biaya Rp8.000.000.
Hitungan: Laba = Rp12.000.000 − Rp8.000.000; margin = Rp4.000.000 ÷ Rp12.000.000 × 100%
Hasil: Estimasi laba Rp4.000.000 dengan margin sekitar 33,3%.
Cara membaca hasil
- Omzet yang naik tidak selalu berarti usaha lebih sehat jika biaya naik lebih cepat.
- Bandingkan margin antarperiode untuk melihat apakah harga dan biaya semakin terkendali.
- Pisahkan laba dari arus kas karena penjualan belum dibayar belum tentu menambah uang tunai.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menganggap seluruh uang masuk sebagai laba.
- Tidak memasukkan gaji pemilik, retur, biaya platform, atau penyusutan alat.
- Mencampurkan transaksi pribadi dengan transaksi usaha.