PROMOSI AMAN
Cara Menghitung Harga Setelah Diskon Tanpa Menghapus Laba
Hitung potongan dan harga akhir, kemudian bandingkan hasilnya dengan HPP serta biaya transaksi sebelum promosi dijalankan.
Rumus yang digunakan
Potongan = harga awal × diskon; Harga akhir = harga awal − potongan
Diskon 20% berarti pelanggan membayar 80% dari harga awal. Harga akhir masih perlu dibandingkan dengan HPP dan seluruh biaya penjualan.
Langkah menghitung
- Gunakan harga normal yang benar-benar berlaku, bukan harga yang dinaikkan sesaat sebelum promosi.
- Masukkan persentase diskon untuk mendapatkan nilai potongan dan harga yang dibayar pelanggan.
- Kurangi harga akhir dengan HPP, komisi, biaya pembayaran, subsidi ongkir, dan biaya promosi.
- Batasi periode dan jumlah produk promo agar dampaknya pada laba serta stok dapat dikendalikan.
Contoh perhitungan
Kondisi: Harga awal Rp250.000 diberi diskon 20%.
Hitungan: Potongan = Rp250.000 × 20% = Rp50.000; harga akhir = Rp250.000 − Rp50.000
Hasil: Pelanggan membayar Rp200.000. Usaha masih harus memastikan harga ini berada di atas seluruh biaya.
Cara membaca hasil
- Diskon yang ramai tetapi menghasilkan margin negatif akan memperbesar kerugian setiap kali penjualan bertambah.
- Pertimbangkan bundel, bonus kecil, atau batas minimum transaksi jika diskon langsung terlalu mahal.
- Evaluasi promosi berdasarkan laba bersih, pelanggan baru yang bertahan, dan sisa stok—bukan omzet saja.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menghitung diskon dari harga yang berbeda dengan harga yang tampil kepada pelanggan.
- Melupakan biaya tambahan marketplace dan ongkir yang ditanggung penjual.
- Menilai promosi berhasil hanya dari jumlah pesanan.