KalkulatorUMKM
8 tools gratis untuk keputusan usaha harian

PROMOSI AMAN

Cara Menghitung Harga Setelah Diskon Tanpa Menghapus Laba

Hitung potongan dan harga akhir, kemudian bandingkan hasilnya dengan HPP serta biaya transaksi sebelum promosi dijalankan.

Gunakan Diskon sekarang →

Rumus yang digunakan

Potongan = harga awal × diskon; Harga akhir = harga awal − potongan

Diskon 20% berarti pelanggan membayar 80% dari harga awal. Harga akhir masih perlu dibandingkan dengan HPP dan seluruh biaya penjualan.

Langkah menghitung

  1. Gunakan harga normal yang benar-benar berlaku, bukan harga yang dinaikkan sesaat sebelum promosi.
  2. Masukkan persentase diskon untuk mendapatkan nilai potongan dan harga yang dibayar pelanggan.
  3. Kurangi harga akhir dengan HPP, komisi, biaya pembayaran, subsidi ongkir, dan biaya promosi.
  4. Batasi periode dan jumlah produk promo agar dampaknya pada laba serta stok dapat dikendalikan.

Contoh perhitungan

Kondisi: Harga awal Rp250.000 diberi diskon 20%.

Hitungan: Potongan = Rp250.000 × 20% = Rp50.000; harga akhir = Rp250.000 − Rp50.000

Hasil: Pelanggan membayar Rp200.000. Usaha masih harus memastikan harga ini berada di atas seluruh biaya.

Cara membaca hasil

  • Diskon yang ramai tetapi menghasilkan margin negatif akan memperbesar kerugian setiap kali penjualan bertambah.
  • Pertimbangkan bundel, bonus kecil, atau batas minimum transaksi jika diskon langsung terlalu mahal.
  • Evaluasi promosi berdasarkan laba bersih, pelanggan baru yang bertahan, dan sisa stok—bukan omzet saja.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menghitung diskon dari harga yang berbeda dengan harga yang tampil kepada pelanggan.
  • Melupakan biaya tambahan marketplace dan ongkir yang ditanggung penjual.
  • Menilai promosi berhasil hanya dari jumlah pesanan.