MDR QRIS 0% OKTOBER 2026 UNTUK MERCHANT · BIAYA & KEUANGAN
MDR QRIS Oktober 2026: Cek Kategori Merchant dan Potongan Transaksi
Batas MDR 0% berbeda menurut kategori merchant. Periksa kategori di penyedia QRIS, pisahkan MDR dari biaya layanan lain, dan cocokkan laporan transaksi sebelum mengubah harga.

Apa yang berubah pada 1 Oktober, dan untuk siapa?
Siaran pers Bank Indonesia bertanggal 17 Agustus 2026 mengumumkan perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0% efektif 1 Oktober 2026. Bagi merchant kategori mikro, tarif nol persen tetap berlaku untuk transaksi sampai dengan Rp500.000. Perluasannya menyasar kategori merchant kecil, menengah, dan besar untuk transaksi sampai dengan Rp100.000; BI menyebut tarif sebelumnya 0,7% bagi kategori tersebut. Batas ini merujuk nilai satu transaksi, bukan total omzet sehari atau sebulan. Per 21 September 2026 tanggal efektif itu masih di depan: jangan menulis bahwa semua transaksi hari ini sudah bebas MDR.
MDR adalah biaya layanan pembayaran yang dibebankan penyelenggara kepada merchant. Kategori merchant pada akun QRIS Anda belum tentu sama dengan sebutan informal 'usaha kecil' di papan toko. Periksa kategori yang tercantum dalam aplikasi atau kontrak penyedia jasa pembayaran (PJP); bila tidak jelas, minta konfirmasi tertulis melalui kanal resmi. Kebijakan nol persen juga tidak berarti semua biaya operasional toko, biaya layanan lain, atau seluruh transaksi di atas batas otomatis menjadi nol.
1. Audit kategori merchant dan tarif sebelum membuat proyeksi
Catat nama PJP, ID merchant, kategori yang tercatat, tanggal aktivasi, dan dokumen tarif terbaru. Bila usaha memiliki lebih dari satu titik kasir atau menerima QRIS melalui beberapa PJP, periksa masing-masing akun. Jangan memakai tangkapan layar akun toko lain sebagai bukti kategori Anda sendiri. Jika kategori keliru atau tarif belum sesuai sesudah tanggal efektif, ajukan pemeriksaan melalui PJP dan simpan nomor tiket; hindari menyerahkan kata sandi atau kode sekali pakai kepada siapa pun yang mengaku dapat 'mengaktifkan MDR nol'.
Bedakan jenis pemotongan pada laporan: MDR per transaksi, biaya berlangganan perangkat atau aplikasi jika ada, biaya pencairan atau transfer jika ada, dan biaya kanal penjualan lain. Masing-masing bergantung pada perjanjian layanan. Permintaan klarifikasi kepada PJP harus menyebut transaksi dan tanggal tertentu, bukan hanya saldo yang terasa kurang.
2. Simulasikan selisih biaya tanpa menganggapnya laba baru
Ambil contoh merchant yang benar-benar terdaftar dalam kategori kecil: satu transaksi QRIS Rp80.000 sebelumnya terkena MDR 0,7%, sehingga biaya MDR contoh menjadi Rp560. Bila kebijakan diumumkan berlaku sesuai rencana dan akun tersebut memenuhi syarat tarif 0% pada 1 Oktober 2026, komponen MDR untuk transaksi yang sama menjadi Rp0. Selisih Rp560 adalah potensi pengurangan satu jenis biaya, bukan kenaikan laba bersih Rp560 bila biaya bahan, promosi, pajak, atau potongan lain berubah. Perkalian 100 transaksi dengan Rp560 menghasilkan Rp56.000 hanya jika semua transaksi memiliki nilai dan syarat yang sama; jumlah penjualan riil jarang seragam.
Untuk merchant mikro dengan transaksi Rp80.000 yang sudah menikmati MDR 0%, perubahan tersebut tidak menciptakan penghematan MDR baru pada transaksi itu. Sebaliknya, jangan menerapkan batas Rp100.000 milik kategori lain begitu saja kepada merchant mikro. Gunakan komposisi transaksi Anda—berapa yang berada pada setiap rentang nominal—lalu uji kontribusi per produk. Jangan memecah satu penjualan secara artifisial demi mengejar ambang biaya; catatan penjualan dan pembayaran perlu tetap mencerminkan transaksi sebenarnya.
3. Cocokkan transaksi, potongan, dan uang yang masuk
Simpan sampel transaksi sebelum dan setelah 1 Oktober dengan nilai, waktu, nomor referensi, status, kategori merchant, MDR yang tertera, potongan lain, dan hasil pencairan. Bandingkan laporan transaksi PJP dengan mutasi bank setelah mempertimbangkan waktu penyelesaian, pengembalian dana, dan transaksi yang belum selesai. Jangan menyimpulkan tarif salah hanya dari selisih satu kali pencairan yang mencakup beberapa penjualan atau biaya layanan terpisah.
Jika tarif tampak tidak sesuai, foto atau unduh laporan resmi—sembunyikan data pelanggan yang tidak perlu—kemudian hubungi PJP lewat aplikasi atau situs resmi. Lanjutkan rekonsiliasi harian kas, QRIS, dan marketplace agar penghematan yang diharapkan tidak tertukar dengan pesanan gagal, pengembalian, atau perubahan stok. Sebelum memberi barang, lihat konfirmasi sukses di sistem penerimaan penjual, bukan sekadar layar atau bukti transfer yang ditunjukkan pembeli.
4. Tetapkan harga dan komunikasi pelanggan secara benar
Biaya MDR ditanggung merchant; penjelasan BI tentang MDR menegaskan biaya ini tidak boleh dibebankan sebagai biaya tambahan khusus kepada konsumen. Artinya, jangan menambah 'biaya QRIS' di kasir lalu menyebutnya pemulihan MDR. Bila hendak meninjau harga barang, hitung kembali HPP, biaya lain, dan margin semua kanal dengan kebijakan harga yang jelas, tanpa menyisipkan surcharge QRIS tersendiri.
Jangan buru-buru menurunkan harga seluruh menu atau produk karena informasi tarif nol persen. Keputusan harga dapat diuji setelah beberapa hari transaksi nyata menunjukkan kategori dan potongan telah benar. Jika skala penghematannya kecil, menjaga kas, ketepatan pencatatan, dan keamanan pembayaran mungkin memberi manfaat yang lebih nyata daripada kampanye diskon tanpa hitungan.
Checklist merchant sebelum dan sesudah tanggal efektif
Bila BI atau PJP menerbitkan penjelasan pelaksanaan yang lebih baru, periksa kembali sebelum memakai proyeksi ini untuk menetapkan harga jangka panjang. Artikel ini membahas biaya bagi merchant, bukan kewajiban pajak atau jaminan waktu dana cair.
- Periksa kategori merchant setiap akun QRIS dan mintalah tarif yang berlaku kepada PJP melalui kanal resmi.
- Pisahkan jumlah transaksi sampai Rp100.000, Rp100.001–Rp500.000, dan di atas Rp500.000 untuk memetakan potensi dampak; jangan menganggap semua kategori memiliki batas sama.
- Hitung selisih MDR per transaksi dengan angka usaha sendiri, lalu pisahkan biaya layanan lain serta HPP dan pajak yang relevan.
- Mulai 1 Oktober, periksa beberapa transaksi nyata dan bandingkan laporan biaya dengan pencairan bank setelah memperhitungkan jeda penyelesaian.
- Laporkan potongan yang tampak tidak sesuai kepada PJP dengan nomor referensi dan tanggal, tanpa membagikan PIN, kata sandi, atau kode OTP.
- Jaga harga dan bukti pembayaran tetap jelas; jangan menagih biaya MDR tambahan khusus kepada pembeli.
Alat bantu terkait
Sumber yang digunakan
- Bank Indonesia — siaran pers perluasan MDR QRIS 0%, 17 Agustus 2026 (versi bahasa Inggris resmi)
- Bank Indonesia — penjelasan MDR, kategori merchant, dan larangan membebankan biaya kepada konsumen, 18 Agustus 2023; baca bersama pembaruan 2026
- Bank Indonesia — Tinjauan Kebijakan Moneter Agustus 2026, terbit 21 Agustus 2026 (persiapan implementasi 1 Oktober)
Panduan ini untuk edukasi biaya usaha dan sistem pembayaran, bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum. Perubahan MDR yang diumumkan dijadwalkan efektif 1 Oktober 2026; kategori, potongan aktual, dan biaya layanan lain harus dikonfirmasi kepada PJP. Contoh transaksi adalah simulasi, bukan janji penghematan atau laba. Sumber diperiksa 21 September 2026.